Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-Jepret

0
24

Oppo F7 (Foto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan)Oppo F7 (Foto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan)

Mumbai – Akhir Maret 2018 menjadi momen di mana vendor ponsel raksasa dari China menabuh genderang perang di pasar smartphone. Masing-masing vendor mengeluarkan ponsel andalannya untuk bersaing, baik di kancah internasional maupun di Indonesia.

Oppo yaitu salah satu dari vendor ponsel yang dimaksud. Bertempat di Mumbai, India, Oppo merilis dua varian smartphone terbaru di seri F7. Sebagai pengusung tagline ‘Selfie Expert and Leader’, tentunya Oppo masih membekali smartphone terbarunya ini dengan kemampuan fotografi mumpuni.

Kali ini, Oppo mempercanggih teknologi kecerdasan buatan yang tersemat di kamera belakang dan depan, sebagaimana teknologi ini sebelumnya sudah dihadirkan pada ponsel F5. Bagaimana kesan menggenggam F7?

Gobekasi menjadi salah satu media asal Indonesia yang pertama kali merasakan ponsel tersebut. Berikut ulasan singkatnya.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretFoto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Desain Elegan Berlapis Kaca

Secara garis besar, desain yang diusung F7 menyerupai dengan F5. Ponsel masih memakai lekukan oval di setiap sudutnya, sehingga menciptakan ponsel ini terkesan tidak kaku dan lezat digenggam.

Penempatan kamera belakang masih diposisikan di sudut atas sebelah kiri, begitu juga dengan letak flash LED yang berada persis di sampingnya. Hal yang sama juga berlaku untuk sensor sidik jari yang diposisikan di tengah atas, tepat di atas logo Oppo. Bentuk sensornya pun masih sama, yakni bulat oval.

Hanya saja, kali ini Oppo menentukan memakai lapisan polikarbonat di belahan belakang dengan finishing glossy, berbeda dari F5 yang memakai bodi belakang bermaterial aluminium. Penggunaan material ini terlebih dengan finishing gloasy tentu akan menciptakan setiap ponsel tampil elegan.

Namun, musuh utama glossy tentu tak lain yaitu bercak sidik jari yang melekat dan sedikit licin. Bagi Anda yang tak ingin ponsel terjatuh, casing perhiasan bisa menjadi solusi.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretFoto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Super Full Screen

Layar penuh menjadi tren di industri smartphone ketika ini. Oppo pun tidak mau ketinggalan. Di F7, Oppo menghadirkan layar penuh berukuran 6,23 inch dengan resolusi FHD+ (1080 x 2280 pixels) dan rasio 19:9. Tak heran, ponsel terlihat bongsor dan terasa penuh ketika digenggam.

Oleh Oppo, layar penuhnya ini dijuluki Super Full Screen. Untuk mengakomodir layar yang penuh tadi, Oppo tidak menghadirkan satu pun tombol fisik di depan. Kamera depan dan sensor proximity pun diletakkan di tengah di sebuah ruangan khusus yang menyerupai notch (poni) di iPhone X.

Sebenarnya, penggunaan poni ini bukan hanya diterapkan di ponsel terbaru Oppo. Beberapa smartphone terbaru dari vendor China pun kini sudah banyak yang memakai poni tadi.

Paling tidak, ini menjadi salah satu cara bagaimana bisa menyajikan pengalaman layar penuh. Berbicara pengalaman layar penuh ini, yang Gobekasi rasakan memang mendatangkan keasyikan tersendiri ketika digunakan menonton video. Gobekasi menjajal menonton anime pada aplikasi Netflix.

Netflix sendiri ketika ini sudah mendukung layar penuh. Kita bisa mengatur apakah video mau ditayangkan full screen atau normal. Namun tentu saja ketika ditayangkan secara penuh, terasa menyerupai video diperbesar. Meski begitu, tetap ada pengalaman berbeda ketika menonton video.

Layarnya pun berdasarkan evaluasi kami bisa menampilkan warna yang lebih berani, sehingga lezat digunakan menonton video atau bermain game.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretFoto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Performa Kece Tanpa Lag

Bicara dapur pacu, Oppo dalam peluncuranya di Mumbai, India tak menyebut chipset apa yang digunakan pada F7. Hanya saja, beredar informasi apabila chipset yang digunakan yaitu MediaTek Helio P60.

Gobekasi pun mengujinya lewat aplikasi benchmark AnTuTu. Hasilnya, terlihat bahwa ponsel tersebut memakai prosesor octa-core MT6771 atau juga dikenal Helio P60. Kebetulan unit yang kami terima yaitu F7 versi standar, yakni dengan RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Untuk pengolahan grafis, Oppo memakai Mali-G72 MP3.

Dari hasil pengujian lewat AnTuTu, F7 sanggup menorehkan skor 139.674, yang bila dibagi akan merunut skor 63.116 untuk CPU, 29.771 untuk GPU, 35.828 untuk UX, dan 10.959 untuk RAM dan ROM.

Torehan skor ini menciptakan F7 unggul dari beberapa ponsel, menyerupai Xiaomi Mi Note 3, Huawei P9, Honor 8, bahkan hingga Samsung Galaxy S6 Edge.

Untuk baterai, sebab masih gres dan perangkat kami tidak diisi dengan SIM card, otomatis kapasitas 3.400 mAh baka hingga pemakaian dalam seharian. Bahkan hingga malam hari, belum ada tanda sedikitpun akan lowbat. Hanya saja, perlu dicatat bahwa pemakaian gres sebatas berfoto-foto tanpa bermain media umum atau game.

Bicara keamanan, ada beberapa opsi yang bisa dipilih oleh pengguna, contohnya memakai pin, pola, sensor sidik jari, hingga dengan wajah. Namun, yang akan kami highlight dalam sistem keamanan kali ini yaitu sensor sidik jari dan pengenal wajah.

Karena ingin menawarkan pengalaman layar penuh, Oppo menempatkan sensor sidik jari ke belahan belakang. Hanya saja, sebab ukuran ponsel yang cukup besar dan tinggi, posisi sensor sidik jari terkadang sulit diraih oleh jari telunjuk.

Ya, untuk posisi sensor di belahan belakang, jari telunjuk memang menjadi pilihan yang tepat untuk mendaftarkan sidik jari. Berbeda dengan sensor di depan, dimana lebih pas bila yang didaftarkan yaitu ibu jari atau jempol.

Dari pengalaman kami, harus diakui bahwa kecepatan membaca sidik jari memuaskan. Layar atau ponsel akan eksklusif terbuka segera sehabis jari melekat pada sensor. Bahkan, untuk posisi jari tidak sepenuhnya melekat sekalipun. Hal ini bisa dilakukan sekalipun layar dalam kondisi mati tanpa harus memencet tombol power atau lock terlebih dahulu.

Kecepatan dalam membaca juga ditampilkan oleh sensor pengenal wajah. Mendaftarkannya pun tidak ribet dan dilakukan lebih singkat ketimbang mendaftarkan sidik jari.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretFoto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Kamera Bikin Ketagihan Selfie

Mengusung tagline ‘Selfie Expert and Leader’, Oppo tentu tak ingin penggunanya merasa kecewa dengan hasil jepretan kameranya. Karenanya di F7 ini, Oppo menghadirkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang lebih disempurnakan dari perangkat F5.

Kecerdasan buatan ini dibenamkan di kamera depan dan belakang. Sekadar informasi, kamera belakangnya mengusung lensa 16 MP dengan bukaan f/1.8. Sementara di depan, memakai lensa 25 MP dengan sensor Sony IMX576 dan bukaan f/2.0.

Kecerdasan buatan di F7 bisa mengenali usia, gender, dan warna kulit. Karenanya, beautification pada F7 akan menyesuaikan dengan laki-laki atau perempuan yang berfoto. Jika yang berfoto yaitu wanita, beautification akan menyesuaikan dan menciptakan wajah terlihat feminim. Sedangkan kalau yang berfoto pria, nantinya akan diubahsuaikan dan dibentuk tampil maskulin.

Tak hingga di situ, ada juga fitur Smart AI Recognition yang bisa memindai 296 titik pada wajah, termasuk T-zone (bagian dahi dan hidung), mata, dan U-zone (bagian pipi dan dagu). Fitur ini berpadu dengan mode Super Vivid yang berdasarkan kami menjadi mode unggulan dalam fotografi di F7

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretHasil foto mode biasa (kiri) dan Super Vivid (kanan). Foto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Super Vivid memungkinkan pengambilan gambar wajah lebih natural dengan menciptakan warna background lebih keluar lagi. Seperti yang bisa Anda lihat dari gambar di atas, warna pada latar terlihat lebih keluar, tapi warna kulit objek tidak berubah dan bahkan sama ketika mode Super Vivid ini dimatikan.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretHasil foto mode biasa (kiri) dan Super Vivid (kanan). Foto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Selain mantap untuk foto selfie, mode Super Vivid juga kece bila digunakan untuk memotret pemandangan. Mode ini juga cukup membantu apabila pengguna ingin berfoto-foto dalam kondisi rendah cahaya. Tak lupa, ada mode bokeh. Namun berdasarkan kami gambar yang dihasilkan tidak terlalu wah.

Oppo F7: Bikin Nagih Jeprat-jepretFoto: Gobekasi/Muhammad Alif Goenawan

Opini Gobekasi

Lewat F7, Oppo bisa dibilang sukses menaikkan kelas desain bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Pemilihan material bodi belakang dari beling patut diacungi jempol ketimbang aluminium.

Soal layar yang disebutnya Super Full Screen, memang ketika ini tren layar mengarah ke sana. Tak dipungkiri, tren ini semuanya berkiblat pada iPhone X. Namun, menonton video dengan mode layar penuh harus diakui cukup menyenangkan. Walaupun ada beberapa aplikasi yang terpotong di belahan poni (notch).

Untuk kameranya, berkat kecerdasan buatan, pengalaman foto makin menyenangkan. Menggunakan F7 bikin ketagihan untuk jeprat-jepret. Hal ini tampaknya berkat mode Super Vivid yang menciptakan warna menjadi lebih berani dan keluar.

Karena gres kesan pertama, tentu saja perlu pengujian lebih lengkap. Fungsi lain menyerupai ketahanan baterai, performa dan lainnya akan dibahas Gobekasi lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti terus laporan Gobekasi seputar peluncuran Oppo F7 eksklusif dari Mumbai, India.