Menikmati Sensasi Bioskop Di Galaxy S9 Dan S9+

0
97

Foto: Lucky SebastianFoto: Lucky Sebastian

Jakarta – Rata-rata pengguna smartphone semakin usang menatap layarnya. Pasalnya, semakin banyak acara dilakukan di smartphone, termasuk acara yang dulunya dilakukan pada layar lebih besar, ibarat TV dan komputer, contohnya untuk menonton film atau video.

Survey counterpoint terakhir menunjukkan, kalau smartphone dengan layar besar atau phablet, menjadi smartphone dengan pertumbuhan paling besar kini hingga 71%. Alasannya, lantaran orang semakin usang menatap layar smartphone. Banyak orang yang dulu membutuhkan layar TV untuk menonton, kini beralih ke layar smartphone.

Bicara video streaming dari salah satu penyedianya, YouTube, kini ini pemirsanya di atas 1 miliar orang, dan setiap hari lebih dari satu miliar jam video-video Youtube ditonton.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Layar Bagus di Smartphone Sangat Penting

Jika dalam 24 jam sehari, 7 jam kita tidur, dan 17 jam dari waktu kita bangun, 5 jam diambil untuk melihat layar smartphone, berarti 30% atau sepertiga dari waktu aktif kita dipakai untuk menatap layar smartphone.

Jadi ada satu belahan penting yang menjadi petunjuk dikala kita banyak melaksanakan banyak sekali acara di smartphone, layar smartphone harus bagus. Menurut Displaymate, layar Super AMOLED Galaxy S9 dan S9+ kini merupakan layar smartphone terbaik.

Samsung sudah menciptakan layar Super AMOLED Quad HD nya mendukung HDR, atau High Dynamic Range. Sebenarnya, film-film bioskop dibentuk dengan standar HDR, supaya hasil warna gambar, clarity, perbedaan gelap terang kontras, lebih terasa dan gambar menjadi lebih hidup. Saat kita memutar film yang mendukung format HDR di layar Galaxy S9, mata kita jauh lebih dimanjakan dengan gambar-gambar yang terlihat lebih menarik.

YouTube, Google Play Movies dan Netflix sudah menjadi sumber-sumber film atau video dengan format HDR ini. Smartphone kita, jikalau layarnya tidak mendukung fitur HDR, biasanya tidak akan sanggup menampilkan film dengan format ini.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+


Sebagian mungkin bertanya, apakah benar sanggup menikmati film dan video yang anggun di layar smartphone bukan di layar besar ibarat TV? Ada beberapa bukti yang sanggup menjelaskan kalau industri smartphone memang mendorong konten yang biasanya kita nikmati pada layar besar TV untuk sanggup dinikmati di smartphone.

Sebenarnya, layar smartphone dan layar TV hanya berbeda ukuran. Tetapi hal fundamental ibarat teknologi layar dan resolusi tidak berbeda. Ukuran layar TV yang berlipat-lipat lebih besar dari smartphone, harus dilihat dari jarak yang juga berlipat-lipat dari jarak mata kita memandang smartphone.

Makanya, ketika kita melihat TV dari jarak ibarat kita menatap smartphone, 25-30 cm, selain tidak seluruh belahan layar televisi sanggup dilihat, kita akan melihat gambarnya juga kasar, lantaran ukuran setiap pixelnya lebih besar, sementara smartphone akan tidak terlihat pixelated.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+Layar LED Televisi dilihat dari jarak dekat


Karena dilihat dari jarak dekat, layar smartphone kini memakai kerapatan resolusi yang tinggi walau pada ukuran layar yang ‘kecil’. Kaprikornus sebenarnya, kita melihat ukuran layar yang ‘sama’, antara melihat layar TV yang besar dari jarak lebih jauh, atau layar smartphone kecil tetapi lebih dekat.

Rasio layar kekinian pada smartphone yang kini tampak memanjang, sekitar 18:9, bukan hanya dibentuk supaya ukuran layar lebih besar sanggup mempunyai ukuran body tetap kecil. Tetapi, salah satu sebabnya ialah untuk sanggup menampilkan format film bioskop yang kebanyakan memanjang.

Layar ponsel model usang akan menyisakan kafetaria hitam yang cukup besar di atas dan di belahan bawah dikala memutar film bioskop. Nah, dengan rasio layar gres yang kini memanjang, film-film bioskop lebih nyaman dinikmati tanpa kafetaria hitam besar lagi. Beberapa aplikasi streaming ibarat Netflix bahkan iFlix pun sudah mendukung format gres ini.

Tata Suara Dolby Atmos

Sebelum masa Galaxy S9 dan S9+, meski layar smartphone Samsung di Galaxy S8, dan Note 8 sudah punya rasio memanjang dan mendukung HDR yang mendukung film-film bioskop dengan sangat baik, masih ada satu kekurangan, yakni bunyi speaker-nya yang masih mono.

Speaker ini memang cukup lantang, namun belum sanggup menimbulkan suasana menonton mendekati pengalaman ibarat di bioskop yang hingga kini tetap ramai dikunjungi. Ini lantaran selain layarnya yang besar, juga lantaran tata suara.

Kali ini, Galaxy S9 dan S9+ hadir dengan dual speaker, dan speaker ini bukan sekadar stereo satu di kiri (speaker kuping) dan satu di kanan, tetapi selain dituned by AKG, juga sudah dikemas dengan teknologi Dolby Atmos.

Dolby Atmos ini tata bunyi yang sering kita temui di bioskop, dengan imbas bunyi surround sesuai sumber bunyi dan menggelegar. Speaker ini sanggup menimbulkan setiap bunyi menjadi audio track tersendiri, hingga 128 track bunyi dalam satu scene.

Jadi, bunyi sanggup dipilah-pilah dalam sebuah adegan, contohnya bunyi peluru menembus kaca, bunyi beling yang pecah berkeping, bunyi kayu yang tertancap peluru, bunyi teriakan pemain, dan lain sebagainya. Kemudian bunyi ini masing-masing ditempatkan sesuai channel dan asal sumber suaranya, sehingga dihasilkan bunyi spatial 360 3D.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+Layar Bioskop yang memanjang dan tata bunyi 3D


Tujuan semua kerepotan ini, supaya penonton merasa berada di tengah scene atau adegan film. Inilah mengapa kita betah menonton film action ibarat berkelahi super jagoan di bioskop, lantaran dengan layar lebar yang mengokupansi seluruh area pandang kita dan bunyi spasial 3D, menciptakan kita merasa ada di suasana pertempuran antara para super jagoan dengan musuhnya. Sekarang, tata bunyi spasial 3D ini coba dibawa ke sebuah smartphone.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ bukan smartphone pertama yang punya dual speaker, dan bukan smartphone pertama yang memakai tata bunyi Dolby Atmos. Tetapi tidak banyak smartphone yang mempunyai konfigurasi dual speaker dan Dolby Atmos sekaligus. Sebagian hanya mempunyai dual speaker, dan sebagian hanya mempunyai fitur Dolby Atmos untuk penggunaan dengan earphone.

Sepertinya hanya Samsung Galaxy S9 dan S9+ yang mempunyai konfigurasi layar memanjang, layar hi-res support HDR, sekaligus dual speaker dan Dolby Atmos. Ini menjadikannya smartphone yang sanggup disebut sebagai next level entertainment smartphone.

Apakah mungkin sebuah smartphone sanggup menyajikan tata bunyi Dolby Atmos hanya dengan dual speaker? Ternyata bisa. Mungkin ada yang bertanya dan sudah memakai Galaxy S9 dan S9+, “Saya menggunakannya, tapi tidak menyadari bahwa suaranya sanggup spatial 3D ibarat bioskop?”.

Untuk menikmatinya dengan maksimal, kita membutuhkan film yang memang mendukung bunyi Dolby Atmos. Hampir semua film-film unggulan Hollywood kini memakai tata bunyi Dolby Atmos.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+Beberapa Film Baru yang mendukung Dolby Atmos.


Apa yang membedakannya ketika kita mendengar konten film Dolby Atmos di smartphone Galaxy S9 dan S9+? Beberapa scene ini sebagai pola menariknya konten film dengan Dolby Atmos, dicoba pada perangkat Galaxy S9 dan S9+:

– Blade Runner 2049, dikala Harrison Ford berbincang dengan Jared Leto di ruangan yang berair, terasa bunyi mereka bergema ibarat kita ada di dalam ruangan tersebut. Jika fitur Dolby Atmos dimatikan, gema suaranya tidak terasa dalam lagi, lebih hanya fokus bunyi percakapan.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+


Ketika gedung daerah bersembunyi Harrison Ford diledakkan, pecahan beling terlihat dari kiri, demikian juga bunyi nya, termasuk gemuruh pesawat masuk dari lubang tersebut dari arah kiri.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+


– Annihilation, dikala Natalie Portman sebagai biologis berbicara di depan tangga kampus yang banyak orang kemudian lalang dengan rekan kerjanya. Ketika fitur Dolby dinyalakan, terdengar riuh rendah bunyi banyak orang di sekitar. Langkah kaki mereka mendekat dan menjauh, orang yang turun dari tangga, bunyi telepon terdengar di kejauhan, tanpa kehilangan detail percakapan mereka.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Ketika fitur Dolby dimatikan, bunyi orang-orang tersebut hilang dan menyisakan percakapan antara mereka berdua saja. Kehadiran bunyi orang kemudian lalang ini ternyata ber-efek membawa kita masuk lebih dalam seolah berada dalam scene lokasi kampus tersebut.

Awalnya kita mungkin tidak menyadari, hingga ketika kita mencobanya dan memperhatikan lebih cermat, ternyata film-film dengan Dolby Atmos memang terasa lebih hidup, dan ketika dimatikan fiturnya kita gres menyadari banyak belahan dari bunyi yang hilang.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Film-film dengan dukungan tata bunyi Dolby Atmos sanggup didapati pada layanan movie streaming. Untuk mencoba sendiri, banyak klip-klip film di YouTube sudah mendukung Dolby Atmos, dan kita sanggup mencicipi bedanya. Misalnya film yang akan datang:

– Avenger Infinity War, sanggup dicoba versi Dolby Atmos-nya di sini, streaming dengan resolusi tertinggi, bandingkan kedalaman bunyi dan imbas yang dihasilkannya dengan atau tanpa Dolby Atmos.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Menariknya, saya melaksanakan test perbandingan memutar klip yang sama dari laptop dengan yang dilengkapi Dolby Advanced Audio, bunyi yang dihasilkan Galaxy S9 dan S9+ terasa lebih hidup. Dengarkan theme-nya ketika diputar hingga dikala terakhir logo Avengers keluar, terasa kekuatan suaranya.

– Jurrasic World Fallen Kingdom dengan tata bunyi Dolby Atmos sanggup di coba di sini. Sejak awal klip, video dimulai dengan iringan lagu retro, antara bunyi percakapan dengan iringan lagu tidak saling menutupi.

Setiap iringan bunyi lengkingan musik di setiap potongan adegan, terasa nyaring dan membantu membangun suasana lebih tegang, dan lenguhan T-Rex terasa bergema lebih berpengaruh dan bergaung.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

– Leaf, ini demo bunyi spatial 3D dari Dolby Atmos yang ternyata sanggup dirasakan juga imbas Dolby-nya pada perangkat Galaxy S9 dan S9+ yang sanggup dicoba di link ini. Ketika daun di hutan jatuh dan berputar, demikian pula bunyi berputar menghasilkan imbas surround pada smartphone.

Dolby Atmos tidak hanya sanggup dipakai via dual speaker, tetapi juga melalui earphone atau headphone. Kualitas dentuman dan ketukan pada earphone berkualitas anggun ibarat earphone AKG bawaan Galaxy S9 dan S9+ akan terasa lebih powerful dibandingkan lewat dual speaker langsung.

Tetapi perbedaannya, bunyi spatial 3D yang membawa kita ‘masuk’ lebih imersif ke dalam adegan film justru lebih terasa dengan dual speaker dibanding memakai earphone.

Seperti kita menonton bioskop di mana layar berada di depan, kita akan lebih mencicipi bunyi lebih spatial bila berasal dari speaker di depan yang menyatu dengan scene film, dibanding bunyi di dalam pendengaran kita pribadi pada dikala memakai earphone.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Saat film diputar dan kita memegang body smartphone pada belahan belakang, akan terasa getaran-getaran komplemen yang menciptakan tata bunyi menjadi lebih kuat.

Untuk menikmati konten video atau film secara maksimal di Galaxy S9 dan S9+, ini langkah yang harus dilakukan:

– Set layar ke resolusi tertinggi, QuadHD+ 2960 x 1440

Dengan setting layar tertinggi ini kita sanggup menampilkan film-film 4K dengan resolusi yang lebih rapat, demikian juga dikala aplikasi-aplikasi film atau video streaming, termasuk YouTube akan mendeteksi bahwa resolusi layar kita tinggi dan sanggup memutar film dengan resolusi tinggi.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Pengaturan resolusi layar sanggup diakses dengan setting/ display/ screen resolution.

– Setting spektrum warna ke AMOLED cinema

Film-film Hollywood dibentuk dengan standar warna color gamut cinema DCI-P3, dengan memindahkan screen mode ke AMOLED cinema, kita sanggup menikmati warna-warna gambar film yang sama dengan yang dirancang pembuat film. Screen mode ini memungkinkan kita menonton film sama warnanya dengan yang tampilan layar bioskop.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Perhatikan dikala stasiun TV kita memutar film bioskop standar Hollywood. Kita akan mencicipi tampilannya berbeda dengan apa yang pernah kita lihat dikala di bioskop. Salah satu pembedanya ialah urusan spektrum warna ini. Untuk menentukan spektrum warna DCI-P3 ini, masuk ke: setting/ screen mode/ AMOLED cinema.

– Video Enhancer

Samsung berharap semua video atau film yang kita saksikan terlihat lebih menarik di layarnya. Namun terkadang, sumber video kita tidak resolusi tinggi atau tidak optimal.

Video enhancer menciptakan video yang ditampilkan terlihat lebih baik dengan menaikkan kualitasnya secara otomatis, dengan warna yang lebih hidup dan kecerahan lebih.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Video enhancer ini akan mengenali aplikasi-aplikasi yang berurusan dengan video, ibarat YouTube, Netflix, iFlix, Google Play Movie, dan player-player video lainnya secara otomatis. Aktifkan video enhancer di setting/ advanced features, video enhancer

– Dolby Atmos

Untuk menikmati tata bunyi ibarat yang diceritakan di atas, drop down hidangan dari atas layar smartphone, dan cari logo Dolby Atmos, aktifkan, dan pilih Movie.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Sekarang kita siap untuk menonton film-film dengan gambar yang anggun dan tata bunyi ibarat bioskop. Pilih daerah yang tidak bising untuk sanggup menikmati lebih detail tata bunyi Dolby Atmos, dan set level bunyi dengan level yang nyaman untuk kita dengarkan.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Saat kita memutar film HDR dengan aplikasi video bawaan Samsung, maka di ujung kiri nama file otomatis akan ditampilkan icon HDR. Jika ingin mengetahui warna film HDR dikala diputar di layar yang tidak mendukung HDR, lakukan screen capture, akan terlihat hasil gambar capture pucat atau wash out.

Jika kita men-download film-film 4K, HDR, dengan tata bunyi Dolby, dari situs-situs tertentu, biasanya ukurannya juga besar, sanggup belasan hingga puluhan GB.

Kita sanggup meletakkan film-film ini di memory card yang di format dengan exFAT file system, lantaran FAT32 hanya terbatas sebesar 4GB untuk sebuah single file. Atau kita sanggup meletakkannya pada portable HDD, dan menyambungnya ke smartphone dengan proteksi USB OTG converter.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+Konten Film di Portable HDD sanggup diakses pribadi untuk diputar


Menyambung portable HDD ke smartphone Samsung sanggup pribadi dilakukan tanpa perlu komplemen aplikasi, sedangkan untuk device Android yang hampir pure Android biasanya membutuhkan aplikasi komplemen ibarat total commander dan extension-nya.

Untuk mencoba klip film 4K HDR sanggup diunduh di sini. Jika codec bunyi tidak support, kita sanggup memakai player pihak ketiga.

Saran saya yang terbaik dan sanggup mendukung hampir semua codec bunyi ialah MX Player. Bisa diunduh gratis di Playstore.

Penutup

Keberadaan dual speaker dan Dolby Atmos terasa sangat membantu untuk menikmati konten video atau film, sekalipun belum mendukung tata bunyi Dolby Atmos sekalipun. Video-video YouTube atau Facebook dari wawancara, review, cuplikan film, hingga klip video music terasa lebih yummy dinikmati lantaran bunyi yang lebih bertenaga dan jelas.

Menggunakan dual speaker untuk memutar musik baik dari layanan streaming ibarat Spotify, atau lagu-lagu yang tersimpan di memory card juga terasa lebih jernih dan bertenaga, serta seringkali sanggup meniadakan kebutuhan untuk memakai speaker eksternal.

Nah pertanyaan terakhirnya, mungkin tidak kita menemukan film Hollywood yang sudah 4K, support HDR, dan suaranya mendukung Dolby Stereo? Jawabannya, banyak!

Selain lewat video streaming ibarat di Netflix atau Vudu, banyak film blockbuster mendukung semua syarat ini. Salah satu film terbaru ialah Star Wars The Last Jedi.

Menikmati Bioskop di Galaxy S9 dan S9+

Selamat menikmati The Next Level Entertainment Smartphone!


*Lucky Sebastian ialah gadget enthusiast yang setiap harinya menghabiskan waktu mengulik dan mencoba bermacam gadget dan teknologi terbaru. Berbagai dongeng dan ulasannya perihal gadget sanggup diikuti melalui akun Twitter @gadtorade.