Isi Baterai Ponsel Bakal Cuma 7 Detik

0
65

Ilustrasi charging ponsel. Foto: IstimewaIlustrasi charging ponsel. Foto: Istimewa

Jakarta – Peneliti dari Eropa mengatakan, dua tahun mendatang baterai smartphone bisa terisi penuh hanya dalam waktu tujuh detik.

Ini dimungkinkan dengan pemberian graphene yang disebut sebagai material ajaib. Graphene dikenal mempunyai potensi besar dalam berbagi kemampuan baterai smartphone.

Sejumlah aspek yang diperkirakan sanggup ditingkatkan yaitu kemampuan penyimpanan energi, ketahanan baterai, serta kecepatan pengisian daya.

Aspek yang disebutkan terakhir, telah menarik perhatian sejumlah ilmuwan dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa dari mereka yang meneliti graphene percaya bahwa material ini bisa menambah kecepatan perpindahan daya antara sumber energi dengan baterai secara signifikan.


Bahkan, sejumlah peneliti memperkirakan kemampuan tersebut menciptakan graphene bisa mengisi daya baterai hanya dalam waktu tujuh detik.

Hal ini pun diamini Kari Hjelt, Head Innovation Graphene Flagship, sebuah firma penelitian dari Eropa.

“Ini akan terwujud hanya dengan memakan waktu sekitar dua tahun,” ujarnya, sebagaimana Gobekasi kutip dari CNET, Jumat (16/3/2018).

“Graphene merupakan material yang masih muda, jadi sesungguhnya kami cukup terkesan dengan perkembangan yang ditunjukkannya hanya dalam waktu 14 tahun terakhir,” sambungnya.


Graphene yaitu sebuah lapisan tipis dari atom karbon murni yang dihasilkan dengan mengekstrak grafit. Proses tersebut pertama kali berhasil dilakukan pada 2004 lalu.

Salah satu kemampuan dari material tersebut yaitu kekuatannya yang 200 kali lipat dibandingkan baja. Meski begitu, graphene lebih ringan dari kertas pada umumnya, sekaligus membuatnya kerap disebut sebagai material ajaib.

Saat ini, Graphene Flagship brupaya mencari cara untuk membawa material tersebut ke pasaran. “Ini akan sangat menjanjikan, baik bagi Eropa maupun untuk bisnis,” pungkas Hjelt.

Sebelumnya, para peneliti dari Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT), yang bekerja sama dengan Samsung SDI dan Seoul National University juga tengah berbagi baterai yang memakai material graphene.

Mereka menjanjikan bahwa pengisian waktu baterai akan memakan waktu selama 12 menit. Meski begitu, pihak SAIT tidak memberi tahu kapan baterai tersebut akan dirilis.