Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Kemudian Lintas Di Purwokerto

0
74

Tidak hanya di Jakarta, hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan. Hal ini terjadi bukan hanya lantaran volume kendaraan yang semakin besar, namun juga rendahnya kesadaran berlalu lintas para pengguna jalan. Meski sudah ada lampu kemudian lintas yang mengatur, dikala tak ada polisi kadang masih saja di terobos.

Zebra cross yang digunakan sebagai penyeberang jalan, kadang juga digunakan para pengendara. Bahkan trotoar yang jelas-jelas bukan untuk pengendara juga dilewati.

Berbeda dengan kebanyakan kawasan di Indonesia, Purwokerto baru-baru ini menghebohkan alasannya yaitu pengguna jalannya sangat tertib berlalu lintas. Hal ini diketahui dari kiriman akun Allif Arrozyn dalam grup Cocoklogi Science pada 12 September 2017 lalu.

Ketaatan mengikuti aturan kemudian lintas menciptakan jalan-jalan di Purwokerto sangat rapi walau keadaan macet. Nah, berikut ini fakta-fakta di balik tertibnya kemudian lintas di jalan-jalan Purwokerto.

Mendapat Penghargaan Wahana Tata Nugraha 6 Kali Berturut-Turut

 hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Lalu Lintas di Purwokerto

Tidak hanya di Kota Purwokerto yang merupakan ibukota Kabupaten Banyumas, hampir di setiap tempat kabupaten tersebut memang mashur ketertiban berlalu lintasnya.

Maka tak heran kalau Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi untuk keenam kalinya pada 31 Januari 2017 kemudian memperlihatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) di Istana Jakarta.

Penghargaan WTN diterima Kabupaten Banyumas semenjak tahun 2011 dan sampai sekarang tetap dipertahankan alasannya yaitu memperoleh predikat baik atas pengelolaan transportasi dan kemudian lintas kota. Selain itu, Kabupaten Banyumas juga telah berhasil mewujudkan keamanan dan keselamatan kemudian lintas dan angkutan jalan di Kota Purwokerto.

Memiliki Taman Edukasi Transportasi yang Menunjang Ketertiban Berlalu Lintas

 hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Lalu Lintas di Purwokerto

Merupakan taman pertama yang dimiiki Dinas Pemerintah Kabupaten Banyumas, Taman Lalu Lintas Purwokerto bertujuan mengedukasi bawah umur untuk mengenal peraturan kemudian lintas semenjak dini.

Tak hanya ada satu, taman kemudian lintas memiliki dua jenis sekaligus. Pertama, taman tak bergerak yang berada di sekitar Terminal Bulu Pitu Purwokerto.

Di taman ini terdapat billboard-billboard yang berisi isu wacana safety riding dan banyak sekali marka jalan. Taman ini terlihat menargetkan pengguna jalan yang telah dewasa.

Satu lagi, ada kegiatan simadu (simulasi taman edukasi) untuk melaksanakan pengenalan dan pembelajaran tertib berlalu lintas di sekolah-sekolah. Simadu dibentuk secara portable sehingga gampang dipindah dari satu tempat ke tempat lain.

Target simadu yaitu memperlihatkan pendidikan pada anak usia sekolah biar taat dalam berlalu lintas.

Fasilitas Lalu Lintas Jempolan

 hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Lalu Lintas di Purwokerto

pemkot Purwokerto memang selalu mengusahakan kemudahan terbaik bagi pengguna jalan. Maka tak heran kalau pada pengajuan APBD tahun 2017, pemerintah mengajukan pengadaan perangkat area traffic control sistem (ATCS) sejumlah lebih dari Rp 900 juta.

Dan semenjak tahun 2014, ketertiban kemudian lintas di Purwokerto memang dielu-elukan banyak pihak. Yang unik lagi, ada lampu kemudian lintas berbicara di kawasan ini.

Bagi para pengendara motor, harus menggunakan helm dan bagi pengendara roda empat kenakanlah sabut keselamatan. Utamakan keselamatan

bunyi bunyi di lampu kemudian lintas. Terlepas dari ada hubungannya atau tidak, di kawasan sekitar lalin bersuara tersebut tidak tampak pengendara yang menerobos lampu kemudian lintas.

Aturan Ketat Bagi Setiap Pelanggar Lalu Lintas

 hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Lalu Lintas di Purwokerto

Selain budaya aib yang menciptakan masyarakat Kota Purwokerto enggan melanggar kemudian lintas, hukuman berat dan aturan ketat yang ditetapkan juga berimbas positif.

Tidak hanya pelanggaran menyerupai tidak menggunakan helm atau pengguna jalan yang parkir sembarangan, berhenti di tanda zebra cross juga akan kena tilang di tempat oleh petugas.

Bahkan, resiko kendaraan digembok di tempat dilakukan para petugas. Itulah kenapa, masyarakat Purwokerto dan sekitarnya lebih termotivasi untuk mentaati peraturan kemudian lintas.

Hadiah Bagi Masyarakat yang Melaporkan Pelanggaran Polisi yang Berlaku Curang

 hampir di semua kota di Indonesia dikala ini terjadi kemacetan Inilah Fakta-Fakta Dibalik Tertibnya Lalu Lintas di Purwokerto

Untuk menghindari kecurangan pihak kepolisian dikala operasi penertiban kemudian lintas, Polres Banyumas meminta masyarakat melaporkannya pada kepolisian. Misalnya kalau melihat polisi mendapatkan suap/pungutan liar atau polisi yang justru melanggar kemudian lintas.

Hal ini dilakukan biar polisi benar-benar melaksanakan tugasnya sebagai penegak aturan dan teladan pengendara transportasi yang baik. Jika bersedia melaporkan pelanggaran yang dilakukan polisi, masyarakat diberikan hadiah.

Itulah beberapa hal yang menciptakan pengguna jalan di Kota Purwokerto dan sekitar Kabupaten Banyumas lebih tertib menaati kemudian lintas. Cara-cara di atas sanggup juga diterapkan di kawasan lain demi keselamatan dan ketertiban kemudian lintas.