Inilah 5 Daftar Miliarder Indonesia

0
29

Apakah kau pernah mempunyai harapan untuk menjadi seorang miliarder? Jika iya, maka kau sama dengan saya, alasannya ialah aku juga sama ingin menjadi miliarder juga menyerupai orang-orang yang ada dalam daftar orang terkaya di dunia. Banyak orang-orang terkaya di dunia ini yang masih berusia muda, sebut saja Mark Zuckerberg, ia ialah miliarder muda asal Amerika yang sukses alasannya ialah Facebook buatannya.

Lalu, apakah ada miliarder asal Indonesia? Tentu saja, alasannya ialah artikel ini juga akan membahas ihwal 5 orang paling kaya di Indonesia. Mereka mempunyai kekayaan yang dapat dibilang tidak akan habis dalam 7 turunan dan merupakan pemilik dari perusahaan ternama di Indonesia, siapa sajakah mereka? Berikut ini ialah 5 di antaranya.

 alasannya ialah aku juga sama ingin menjadi miliarder juga menyerupai orang Inilah 5 Daftar Miliarder Indonesia

Baca Juga: Pria Ini Makara Miliarder Karena Bermain Game

1. Budi Hartono – BCA dan Djarum | $8.5 miliar

Budi Hartono atau dapat juga dikenal dengan nama orisinil Oei Hwie Tjhong, ialah seorang pengusaha Indonesia. Ia merupakan anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan. Robert merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Kakaknya berjulukan Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang. Total kekayaan Robert pada tahun 2012 yang dicatat Forbes mencapai US$ 6,5 miliar menempatkannya sebagai orang terkaya ke-146 di dunia dan orang terkaya nomor 1 di Indonesia.

Hingga kini, kekayaannya meningkat hingga $8.5 miliar dan menempatkannya di urutan ke-131 sebagai orang terkaya di dunia dan ke-1 di Indonesia. Kini ia sudah berusia 74 tahun.

2. Michael Hartono – BCA dan Djarum | $8.2 miliar

Michael Bambang Hartono ialah salah seorang pemilik perusahaan rokok kretek Indonesia, Djarum.

Michael dan adiknya, Robert Budi Hartono, mewarisi Djarum sesudah ayah mereka, Oei Wie Gwan, meninggal pada tahun 1963. Oei Wie Gwan meninggal tidak usang sesudah pabrik rokok Djarum terbakar habis.

Michael dan Robert pundak membahu mengibarkan bendera Djarum hingga ke luar negeri. Saat ini Djarum mendominasi pasar rokok kretek di Amerika Serikat, jauh melebihi Gudang Garam dan Sampoerna.

Selain industri rokok, ketika ini Michael dan Robert merupakan pemegang saham terbesar dari Bank Central Asia (BCA). Mereka berdua melalui Farindo Holding Ltd. menguasai 51 persen saham BCA. Selain itu, mereka juga mempunyai perkebunan sawit seluas 65.000 hektare di Kalimantan Barat semenjak tahun 2008, serta sejumlah properti di antaranya pemilik Grand Indonesia dan perusahaan elektronik.

3. Sri Prakash Lohia – Indorama Ventures | $3.4 miliar

Sri Prakash Lohia ialah pendiri dan ketua Indorama Corporation. Indorama Corporation ialah perusahaan petrokimia dan tekstil. Lohia lahir dan besar di India, tetapi menghabiskan sebagian besar masa hidup profesionalnya di Indonesia semenjak tahun 1974. Pada tahun 2013, Forbes menempatkannya sebagai orang terkaya ke-6 di Indonesia dengan kekayaan higienis US$3 miliar.

4. Chairul Tanjung – CT Corporation | $3.4 miliar

Chairul Tanjung ialah pengusaha asal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa semenjak 19 Mei 2014. Namanya dikenal luas sebagai usahawan sukses bersama perusahaan yang dipimpinnya, Para Group. Chairul telah memulai berbisnis ketika ia kuliah dari Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Sempat jatuh bangun, jadinya ia sukses membangun bisnisnya. Perusahaan konglomerasi miliknya, Para Group menjadi sebuah perusahaan bisnis membawahi beberapa perusahaan lain menyerupai Trans TV dan Bank Mega.

5. Sukanto Tanoto – Raja Garuda Mas | $2.8 miliar

Sukanto Tanoto merupakan pengusaha Indonesia yang memulai perjuangan di industry pengolahan kayu. Pada tahun 2013, ia ialah salah satu pengusaha terkaya di Indonesia dengan nilai aset sebesar 2,8 milyar dollar. Berawal sebagai pemasok peralatan dan kebutuhan bagi perusahaan minyak negara Pertamina, Sukanto Tanoto merintis perjuangan di bidang kehutanan pada tahun 1972.

Kepentingan bisnis Sukanto Tanoto dijalankan oleh kelompok perjuangan the Royal Golden Eagle International (RGEI), yang dulu dikenal sebagai Raja Garuda Mas.