Bisnis Sewa Sepeda Online Ini Laris Rp 37 Triliun

0
18

Sepeda online di Beijing. Foto: Fino Yurio Kristo/detikcomSepeda online di Beijing. Foto: Fino Yurio Kristo/detikcom

Beijing – Startup persewaan sepeda secara online makin populer. Bahkan salah satu perusahaan rintisan yang bergerak di bidang bike sharing ini, gres saja laris terjual USD 2,7 miliar atau di kisaran Rp 37 triliun.

Adalah perusahaan layanan online Meituan Dianping yang tetapkan melaksanakan akuisisi pada startup sewa sepeda Mobike. Tidak disebutkan besar akuisisi yang melibatkan dua perusahaan China tersebut, tapi sumber menyampaikan jumlahnya USD 2,7 miliar.

Mobike yang juga didukung oleh Tencent pun semakin besar lengan berkuasa dalam menghadapi rival utamanya, Ofo. Dikutip Gobekasi dari Reuters, Ofo didukung oleh e-commerce terbesar di China besutan Jack Ma, Alibaba.

Baik Mobike dan Ofo telah mendapat pendanaan ratusan juta dolar dari investor. Namun mereka masih merugi sebab harus bakar uang mengembangkan layanannya baik di China maupun mancanegara. Baik Mobike dan Ofo mengklaim masing-masing mempunyai 200 juta user.

Sebagai penggalan dari akuisisi, Meituan dan Mobike saling menyebarkan teknologi, operasional, marketing dan sumber daya lainnya. Mobike yang melayani sekitar 30 juta sewa sepeda per hari akan tetap mempertahankan mereknya dan manajemennya pun tak berganti.

Banyak warga China mengandalkan sepeda. Tak heran persewaan sepeda secara online melalui smartphone laris keras di sana sehingga menarik perhatian para perusahaan raksasa.

Beijing dan kota-kota China lain memang ramah sepeda dan pemerintah menyediakan jalur khusus yang terpisah dengan kendaraan lain. Menurut riset iResearch, industri bike sharing dapat bernilai hingga USD 3,8 miliar di tahun 2019.